Keajaiban Doa Ketika Dokter Menyerah


Pernikahan itu begitu membahagiakan dalam hidupnya. Tidak lama setelah itu kabar gembira menyusul, istrinya mengabarkan bahwa dirinya hamil. Begitu sangat sayang pada istrinya, sepulang kantor langsung pulang hanya untuk menjaga istrinya yang tengah hamil. Sampai menjelang kelahirannya dengan harap-harap cemas istrinya melahirkan dengan normal, tidak perlu disesar. "Alhamdulilah, kelahiran anak saya normal mas.."Katanya di Rumah Amalia. Namun tak lam kemudian dimasukkan dalam ke inkubator, dia sempat bertanya kepada dokter kenapa mesti dimasukkan ke dalam inkubator. Dokter menjelaskan bahwa anaknya kedinginan sehingga untuk menghangatkan tubuhnya mesti dimasukkan dalam inkubator.

Dokter sudah membolehkan membawa bayinya untuk pulang. Satu bulan kemudian melihat tubuh bayinya berubah menjadi kuning bahkan buang air besar sehari bisa sampai 10 kali. dibawa ke dokter spesialis ternyata Hemoglobin darah bayinya terus turun sampai diadakan empat kali transfusi darah. Liver juga bengkak Limpanya juga bengkak sehingga fungsi ginjalnya tinggal 20%.

Beberapa hari kemudian barulah diketahui bahwa bayinya mengidap Cytomegalus Virus atau dikenal dengan CMV. Virus ini didapat saat bayi ada dalam kandungan. Virus ini bahkan telah menyerang bagian kepala bayinya. Hal ini telah menyebabkan jaringan otaknya di belakang kepala menjadi tidak bertumbuh. Hasil test pendengarannya juga abnormal ditambah lagi dengan hasil pemeriksaan matanya yang sampai berusia dua bulan bahkan tiga bulan juga belum dapat melihat. Dari hasil foto CT Scan diketahui bahwa otak bayinya banyak mengalami pengapuran. Dokter mengatakan bahwa anaknya dapat mengalami kegagalan perkembangan. Masalah lainnya ialah karena fungsi ginjalnya hanya tinggal 20 % maka otomatis pemberian obat untuk membunuh virus CMV tidak dapat diberikan pada bayinya. Dokter akhirnya menyerah, menganjurkan agar bayinya dirawat di rumah saja.

Disaat itulah dia bersama istri datang ke Rumah Amalia untuk bershodaqoh dengan berharap keridhaan Allah agar bayinya diberi kesembuhan dari sakitnya. "Ya Allah, jangan Engkau ambil anakku, aku sangat menyayanginya. Jika sampai anakku sembuh. Aku akan taat menjalankan semua perintahMu dan menjauh semua laranganMu." Air matanya mengalir, tangisnya terdengar terisak-isak, hatinya sudah tak tertahankan. Allah mendengarkan doanya, setelah dirawatnya dalam doa dan kesabaran bayinya mengalami kemajuan dan pulih, perkembangan kesehatan bayinya semakin membaik. Semua itu telah mengokohkan kembali imannya, dia dan istrinya semakin rajin beribadah dekatkan pada Allah, saudara, teman dan keluarga bahkan dokternya mengakui hanya keajaiban yang Allah yang terjadi atas bayinya telah tumbuh kembang menjadi anak yang sehat dan normal seperti anak-anak yang lainnya. "Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah, Engkau sehatkan kembali anakku." ucap seorang ayah di Rumah Amalia dipagi yang indah itu.

Wassalam,
Muhamad Agus Syafii,
-----
Sahabatku, aminkan doa ini agar kita diberi kesembuhan . "Allahumma inni a’udzu bika minal barashi wal jununi wa judzami wa sayyi-il asqami.”Ya Allah aku berlindung pada-mu dari penyakit belang, penyakit gila, penyakit kusta dan penyakit-penyakit lainya.”